
Surat Terbuka untuk Peserta Dana Tabarru :
Tagihan Rawat Inap Zee siapa yang bayar?
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Surat ini kami tulis dengan hati yang masih bergetar, namun penuh rasa syukur.
Alhamdulillah, setelah 38 hari di rawat di ICU dan ruang perawatan, hari ini anak kami dinyatakan boleh pulang dari rumah sakit.
Kami berdiri berdua di depan kasir rumah sakit. Bukan lagi di ruang ICU juga bukan di ruang darurat.
Tapi di depan meja kasir.
Di hadapan kami, tertera satu angka yang membuat kami terdiam cukup lama :
Tagihan
Rp 664.000.000

Mungkin, sebagian orang tua belum siap membaca angka ini. Angka itu tertera jelas di tagihan rumah sakit. Dan anak yang baru saja kami bawa pulang…adalah anak kami sendiri, Zee.
Di momen itu, kami kembali terdiam. Bukan karena Zee belum sembuh, tapi karena kami baru menyadari satu hal besar :
"Kami tidak punya uang cash sebanyak itu sekarang..."
Ternyata Cinta tidak bisa membayar Rumah Sakit
Saat Orang Tua menyadari ternyata Cinta tidak bisa membayar Rumah Sakit, kita sering berpikir “Selama anak kami dijaga, disayang, didoakan, semua akan baik-baik saja..”
Tapi rumah sakit tidak menanyakan seberapa besar cinta kita, mereka hanya menanyakan Jenis kamar, Alat medis , Obat2an, Tindakan dokter dan semuanya… bernilai ratusan juta rupiah.
Tagihan itu naik setiap hari, mulai di minggu pertama Rp100 juta, Rp300 juta naik Rp500 juta, sampai akhirnya berhenti di Rp 664 juta
Dan di situlah pertanyaan paling jujur muncul di kepala kami :
“Siapa yang akan membayar semua ini?”

Jawaban itu bernama Anda
Yang membayar tagihan tersebut bukan kami, bukan keluarga besar kami dan bukan pula pinjaman bank.
Yang membayar adalah Dana Tabarru’, dana tolong-menolong dari Anda semua, para peserta Prudential Syariah yang bahkan tidak mengenal kami secara pribadi. Namun pada hari ini, anda semua memilih untuk menolong keluarga kami.
Karena kontribusi Anda lewat produk PruWell Medical Syariah :

Terima Kasih, dari Hati yang paling dalam
Izinkan kami menundukkan kepala. Terima kasih kepada Allah SWT atas kesembuhan Zee.
Terima kasih kepada keluarga dan sahabat yang mendampingi kami selama lebih dari sebulan di rumah sakit. Dan terima kasih kepada Anda semua, para pemilik niat baik, yang menyisihkan sebagian rezekinya, bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk menolong sesama. Hari ini kami benar-benar memahami, bahwa asuransi syariah
bukan tentang untung dan rugi. Ia adalah tentang niat, tentang kepedulian, tentang menyelamatkan nyawa bersama-sama.
Doa kami untuk Anda
Kami tidak mengenal satu per satu nama Anda. Namun dalam doa kami, Anda semua hadir sebagai keluarga.
Semoga Allah SWT membalas setiap rupiah yang Anda niatkan dengan keberkahan, kesehatan, dan perlindungan bagi Anda dan orang-orang yang Anda cintai.
Kami menutup surat ini dengan satu pengingat lembut bagi sesama orang tua,
Risiko tidak pernah minta izin, Ia datang tanpa permisi dan ketika ia datang, semoga kita tidak perlu bertanya dalam kepanikan : “Siapa yang akan menolong kami?”
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jakarta, 16 Desember 2025
Vicko & Anti
Papa & Mama-nya Zee
Baca Juga : Mengenal Program Perlindungan Rawat Inap PruWell Medical